Pengambilan Keputusan Manajerial

1. Pendekatan Pengambilan Keputusan
Ø Rasionalitas
contohnya : Keputusan yang berhubungan dengan pembiayaan modal usaha memerlukan
analisa dan penghitungan keuangan yang cermat. Jika tidak,usaha mungkin akan
merugi kerena menanggung beban bunga yang berat.
Ø Rasionalitas
terbatas contohnya : Seorang manajer sering kali puas dengan yang
akan memenuhi tujuan mereka secara memadai. atau, keputusan yang satisfice,
atau menerima keputusan memuaskan yang mereka temukan pertama kali, bukannya
memaksimalkan, atau mencari sampai mereka menemukan kemungkinan keputusan
terbaik. Apa yang perlu dipelajari oleh pembuat keputusan efektif adalah menerima
yang memadai dengan gambaran sasaran organisasi jelas terbayang dalam benaknya.
Ø
Intuisi contohnya : Dalam menentukan partner
bisnis,penilaian karyawan,memilih pendidikan,memutuskan produk baru. Bahkan untuk hal-hal sederhana,intuisi
sangat berperan,misalnya saat memilih pakaian apa yang akan digunakan hari
ini,buku yang ingin dibaca,sampai warna yang cocok untuk kursi kantor.
Proses pengambilan keputusan berdasarkan
pengalaman, perasaan, dan penilaian yang terakumulasi.
2. Jenis
Masalah dan Keputusan
Ø
Terstruktur Baik-Terprogram Contohnya: Seorang
manajer pembelian menerima per-mintaan dari bagian akuntansi berupa 100 lemari
arsip (masalah rutin terstruktur). Dlm hal ini telah ada prosedur pengadaan untuk memenuhi permintaan
tersebut. Selain itu, terdapat aturan
bahwa jika nilai pembelian di atas Rp 100 juta diperlukan tender,
kreteria-nya tidak menyangkut harga saja, tetapi diberikan kebijakan
bagi pemasok lemari arsip tsb dengan dukungan pelayanan yang baik.
Ø
Buruk strukturnya-Tidak Terprogram Contohnya : Strategi pemasaran untuk produk baru, sbgmana
yg dialami oleh IBM pada awal tahun 1980-an untuk pertama kalinya memasarkan
secara per-sonal komputer/PC yang murah, meskipun pe-rusahaan ini telah lama
mempunyai pengalaman memasarkan komputer yang mahal.
3. Kondisi
Pengambilan Keputusan
Ø Kepastian
Contohnya : Seseorang
akan memutuskan membeli baju dengan: corak, ukuran, kualitas, dan harga yang
telah di ketahui. Atau Seseorang manager akan mengambil meminjam modal,
informasi pendukung berupa : tingkat bunga/persyaratan lain yang telah
ada/disediakan.
Ø
Risiko
Contohnya : Kasus
Pemilik/Penjual Bakso “Senayan” Cabang Yogya hendak memutuskan berapa mangkok
bakso yang harus disediakan rata-rata setiap hari agar keuntungan diperoleh
maksimum. Jika disediakan terlalu banyak (melebihi jumlah yang diminta) maka ia
akan menderita kerugian yaitu rugi/kerugian biaya produksi karena tidak laku.
Jika disediakan terlalu sedikit maka ia juga akan menderita kerugian (rugi
kesempatan yaitu berupa keuntungan yang menjadi hilang karena pembeli datang
tetapi tidak bisa terlayani).
Ø
Ketidakpastian
Contohnya : Seorang Kepala Sekolah membuat keputusan agar setiap
hari senin para guru dan tenaga kependidikan wajib datang pada pukul 6.45 untuk
mengikuti upacara bendera baik ada kelas maupun tidak ada kelas. Kepala sekolah
memberitahu kebijakan tersebut kepada yayasan. Pelaksanaannya di mulai pada
hari senin minggu depan. Setelah beberapa minggu telah di laksanakan kebijakan
tersebut, kepala sekolah mengevaluasi apakah kebijakan tersebut sudah berjalan
dengan baik. Pada akhirnya kepala sekolah akan mendapatkan hasil baik positif
atau negatif atas kebijakan tersebut.
4.
Gaya pengambilan keputusan
Ø
Analitis Contohnya : Seseorang Lebih
banyak mempertimbangkan beragam informasi dan alternetif dibandingkan gaya
direktif.
Ø
Konseptual Contohnya : Seseorang lebih melibatkan
banyak orang untuk memperoleh beragam informasi dan banyak menggunakan intuisi
dalam keputusan.
Ø
Perilaku Contohnya : Seseorang lebih cenderung
bekerja dengan orang lain dan terbuka dalam pertukaran pendapat
Ø
Mengarahkan Contohnya : Jika sebuah pergeseran
perhatian dari alat yang digerakkan tangan ke powerlooms,perubahan penting
dalam teknik produksi terjadi.
5.
Keputusan
Ø
Memilih alternative terbaik memaksimalkan
sekedar mematuhi syarat Contohnya : Sebuah
kursi dapat dianggap sebagai sistem, dimana kursi ini terdiri dari
elemen-elemen yaitu berupa kaki, bagian penyangga (tempat duduk, paku-paku
dll.) yang saling berhubungan dan memiliki fungsi untuk duduk.
Ø Melaksanakan
Contohnya : memakai helm standar bila kita naik motor karena itu
telah menjadi keputusan bersama.
Ø
Mengevaluasi Contohnya : Peristiwa
menjual dan membeli di pasar. Kadang kala sebelum kita membeli durian di pasar,
sering kali kita membandingkan terlebih dahulu durian yang ada sebelum
membelinya. Biasanya kita akan mencium, melihat bentuknya, jenisnya ataupun
tampak tangkai yang ada pada durian tersebut untuk mengetahui durian manakah
yang baik dan layak dibeli.
Daftar pustaka :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar